Mewaspadai Pelemahan Integritas!


Kajari Jombang saat bicara "Usut tuntas penjual pupuk bersubsidi!"  Pejabat harus peduli rakyat. Jadilah pejabat yang memiliki integritas. (Foto: cld)

Morosunggingan, KaDes - Sebuah pertemuan terbatas yang melibatkan unsur penegak hukum lintas lembaga, menyatakan bahwa trend pelemahan integritas pejabat publik semakin mengkhawatirkan. 

Komitmen dan integritas merupakan pilar utama menciptakan tata layanan publik yang bagus. Dan masyarakat --apapun latar belakangnya-- harus dicerdaskan melalui beragam sarana. 

Pelemahan integritas merupakan titik awal pelanggaran, baik yang berhubungan dengan tata kelola keuangan dan tata kelola program yang berkaitan dengan masyarakat.

Baca Juga: BUMDes Morosunggingan Tidak Peka Peluang Usaha

3 Fokus Optimalisasi Integritas

Melalui laman jurnalisme warga Morosunggingan ini, kami merasa berkewajiban untuk menyampaikan sejumlah hal yang tersimpul dalam diskusi terbatas tersebut.

Fokus perhatian penguatan integritas pejabat pelayan publik, antara lain meliputi:

1. Optimalisasi integritas dan kinerja pemerintahan desa sebagai ujung tombak pembangunan / pelayanan.

2. Optimalisasi peran dan integritas lembaga desa (BPD, LPMD) sebagai pilar pendukung tata laksana pemerintahan desa. 

3. Optimalisasi integritas pejabat lembaga pemberdayaan dan ekonomi desa (BUMDes) sebagai pilar mewujudkan ekonomi kerakyatan. 

Baca Juga: Bencana Pakta Integritas...!

Bagaimana di Morosunggingan Tercinta?

Nah! Masyarakat harus memiliki budaya kontrol yang konstruktif terkait tiga hal utama pembangunan ditingkat desa tersebut. 

Sebuah pertanyaan, bagaimana dengan Desa Morosunggingan tercinta ini, jika dilihat dari tiga pilar atau poin di atas?

Baca Juga:  BUMDes Morosunggingan Tak Berdaya, Ekonomi Kerakyatan Merana, Benarkah Terjadi di Morosunggingan?

Hal yang baik tentu harus didukung, tetapi hal yang terbukti menyalahi aturan harus ditindak melalui jalur yang telah ditentukan. 

"Masyarakat selalu bersama pejabat yang mengutamakan rakyat" (cs)

Artikel Terkait:

Cerdas Menemukan Potensi Desa, Bagaimana Caranya?

Posting Komentar

0 Komentar